Semilir angin menerpa telapak tangan…
Terasa hentakannya melawan arusku
Menikmati detik-detik perpisahan dalam kerinduan yang sangat Cantikku pudar termakan amarahku
Lukaku menguak tersobek kekejaman hatimu
Biar waktu membuktikan kemurnian cinta dengan bahasanya sendiri….
Bukan dalam bentuk kata dan laku semata….
Dan biar kebahagiaanmu menguat dan berdiri kokoh dalam tiap airmata yang kau urai dimataku

Jakarta, 28 Des 2012