Dia memelukku erat
Terlalu erat bahkan
Matanya tenang dalam tutur kata yang hangat
Tapi kurasakan jantungnya berdebar tak beraturan

aku begitu takut
kehilangan kehangatan yang dulu dan selalu jadi milikku
Pilihan ini begitu sulit
Saat bibirku berkata biarkan aku pergi
Hatiku terisak..

Pelukannya semakin erat
Dia mulai berkata
Aku begitu takut mendengar yang tak ingin kudengar

“Aku ada untukmu”
“Menemanimu sampai waktu yang memisahkan”

Dan tangisan yang tertahan itupun terburai
Dalam Pelukan erat dan cinta yang terpatri…..

Jakarta, 25 September 2012

Iklan