Ingatkah kau saat matamu berhenti dimataku…..

Dan tangan Tuhan menyentuh wajahku untuk memalingkannya ke wajahmu..

Memandangmu…

Dan telunjuk Tuhan memberikan rahmat cinta yang kausebut chemistry…

 

Melalui mata dan senyumanmu…

Kau yakinkan aku tentang indahnya hidup,

Tentang indahnya dunia

Indahnya sebuah kebersamaan

Indahnya kehidupan

Nikmatnya kasih sayang

Dan janjimu untuk menggenggam tanganku…..

Ditengah mahalnya sebuah kebahagiaan…

 

Tapi…ingat jugakah engkau…

Saat dua hati ini menyatu, begitu banyak dinamika, gejolak, persamaan, perbedaan yang harus diurai…

Begitu banyaknya pertentangan dari dunia yang menemani kita di pantai kehidupan..

Sampai di suatu malam yang sunyi kita duduk berdampingan dengan tangisan tertahan…

melihat mobil lalu lalang tak perduli…

Tapi bukan kematian cinta….yang terjadi.

Tangan Tuhan kembali menunjuk…..

Memberi kehidupan baru yang mulai terbuka…

 

Saat semua mereda indahnya cinta bicara…

Semakin sulit jalannya…

tangan kita justru semakin erat berpegangan…

agar tidak terpisah dan saling menguatkan…

 

Lautan  indah yang kita sebrangi menuju jembatan cinta…

Berpegangan tangan erat saat mendaki gunung untuk melihat puncak yang indah

Menjelajah daratan untuk sebuah perjalanan indah

Menjelajah pantai untuk duduk bersama menatap matahari terbenam

Menembus awan malam dengan tangan saling menggenggam…

semua terangkai manis dalam jutaan tawa

 

Tersatukan raga hati pikiran dalam pelukan hangat..

Membuat bibirku ingin selalu berucap aku mencintaimu…

Membuat hatiku ingin selalu berucap aku ingin selalu membahagiakanmu

Dan membiarkan kesempurnaaan dan kekuranganmu menyempurnakan hidupku….

 

Tuhan,

Izinkan tanganmu bicara lagi…

Izinkan raga ini menemaninya

Izinkan hati ini bersemayam dihatinya…

Izinkan hatinya menjadi raja di hatiku..

 

Agar saat sepi hati kami kami ramai bicara

Agar kebun impian kami

Atau pesisir pantai indah…

 dapat menjadi rumah indah untuk hati kami yang tersenyum…

 

Jakarta, 11 Desember 2011

 

Iklan