Kembali kudengar lagi suara-suara….

“Kita tidak akan bisa bersama”

 

Aku terdiam…

Terbayang senyumanmu…tawamu..candamu..manjamu…

Dan haruskah aku kehilangan senyuman dan mata hangat itu….

 

Mungkin aku masih mampu sekuat karang…..

mungkin…

Mungkin aku sadar takdirku sendiri…

pasti…

bahwa aku hanya akan selalu sendiri…

 

Mungkin aku masih meyakini takdirku lagi..

Bahwa kebahagiaanku tak boleh bertahta lama dalam genggamanku…

 

Tapi kehilanganmu pasti akan membuatku hancur tak bersisa

Dan tak sanggup bangkit lagi….

 

Aku terdiam…

Akankah kau merasakan hal yang sama

Kala perpisahan itu datang…

Mampukah kau meyakinkan dunia

seperti saat kau meyakinkanku untuk berhenti di matamu…

Untuk bersemayan di hatimu

 

Aku terdiam

Mencoba melawan takdirku sendiri..

 

Dan aku menangis…

Tapi Kubiarkan dan tetap kupercayakan

takdirku, harapanku, impianku, keinginanku, cintaku untuk menyatu dalam tanganmu

dan menggantungkannya dalam keberanianmu memperjuangkan cinta ini…

 

 

Namun jika ternyata takdirkulah yang kembali menang….

 

Tuhan,

Ambillah dan berikanlah seluruh kebahagiaan yang kumiliki…

Agar senyumannya tetap indah

Agar dunianya tetap berseri…

 

Meski aku tak bisa berada disisinya, menemaninya..

Merajut impian manis di kebun indah di kaki gunung…

Atau memandang matahari terbenam di tepi pantai…

sampai maut yang memisahkan, bukan manusia atau hati semata yang memisahkan…

Kembalikanlah dunianya yang indah…….

 

Jakarta, 11-12-2001

Iklan