Me Vs Diamku bisa…

Saat suaraku tak mampu menembus dindingmu
Mungkin diamku bisa…
Mata sudah lelah melihat
Bibir sudah kelu berucap
Mungkin diamku bisa…

Air di sudut mata telah mengering
Meski gemuruh terus bernyanyi di kelamnya hati

Layakkah Kewarasanku dipertanyakan
Jika kehormatan dan kebahagiaan taruhannya…

Bumi, 30 mei 2016

.,,..   

Me vs Sepotong cinta untuk cinta

Cinta..
Yaah cinta telah menjadi bagian hidup manusia sejak zaman Adam dan Hawa..

Cinta menjadi nafas dalam hidup kita
Ketika kita jatuh cinta.. Smua akan terasa indah, hitam menjadi putih, kesemuan menjadi seakan nyata dan penuh warna

Cinta seolah sangat lah indah bagi mereka yang tidak mengerti pasti tentang rasa cinta
Cinta dan nafsu hanyalah terpisah tipis, bila kita tidak memahami dan menyalah artikan cinta, bersiaplah menjadi pelapiasan nafsu..

Cinta yang sesungguhnya adalah perasaan ingin melindungi, tidak merusak apa yang tidak boleh dirusak, tidak ada perhitungan dalam cinta..
Dalam cinta ada suka, ada luka, ada airmata, dan ada Tuhan..

Sepotong cinta untuk Cinta.. Keikhlasan, ketulusan, dan Kejujuran..
Love will never take advantage and Love will never ask for granted..

Jakarta, 12 April 2013

Written by “R”

Me VS Bersabar untuk Cinta

Masih menunggu mu..
Disini aku masih menunggu..
Dibatas cinta yang tak berujung..
Diantara kebimbangan dan harapan..
Aku masih menunggu..

Kamu terlalu sulit untuk ku tepiskan..
Kamu terlalu nyata untuk kubiaskan..
Kerinduan akan kamu mengikis benci yang terpendam..
Melepaskan belenggu amarah yang sebelumnya merantai hati ku..
Bayang mu kian hari smakin nyata..

Penantian ini menguji kesabaran ku..
Penantian ini menguji kesungguhan cinta ku..
Aku akan tetap menantimu.. Bersabar untuk mu.. Bersabar untuk cinta mu..

Ku terdiam
Dalam luka.. Yang kau goreskan di hati ku..

Kau lupakan..
Kau hempaskan aku dari hati mu.. Untuk bersamanya..

Sadarkah dirimu.. Hatiku terluka..
Kau lepaskan smua yg pernah kita jaga.. Demi kesemuan yang tiada berujung..

Tentukan hatimu.. Karena jika kau putuskan pergi, maka kau tak kan bisa kembali..

Jakarta,12 April 2013

Written by ‘R’

Me Vs Ruang Hati untuk Tuhan

Demi yang menjaga hati..
Demi yang menumbuhkan segala rasa di dalam hati
Demi yang membolak balikan hati

Dia lah Tuhan..
Cinta yang Tuhan anugerahkan buat kita,
Sering kali kita salah artikan, salah pergunakan dan salah penempatan..

kita terlena oleh cinta manusia, dan melupakan cinta sang pencipta..
Sudah saatnya kita membuat Ruang Hati untuk Tuhan,
Hanya Tuhan yang berhak mendiami hati

Tempatkan cinta manusia dibalik hati,
Agar bila suatu saat cinta manusia meninggalkan kita, maka sakitnya tidak menguasai ruang hati, melainkan hanya sebatas dibalik hati..

Cinta untuk Tuhan..
Ruang Hati untuk Tuhan..
Sang penjaga Hati, yang tak pernah kehabisan cinta untuk manusia.

Jakarta, 12 April 2013
Written By ‘R’

Me Vs Hati tanpa Dusta

Image

Hati ini ternyata tak mau juga berbohong..
Berlaku seolah kamu sudah tak ada..
Berlaku seolah kamu sudah tdk lagi menghuni hati ini..
Hati ini terlalu naif utk dengan mudah melupakan mu,

melepas bayang-bayangmu…
Ternyata hati ini tak juga bisa berbohong..
Semakin aku mncoba untuk menjauh..

Semakin kuat hati ini terikat pada bayang mu..

Walaupun rindu ini sepihak..

Namun hati ini tak perduli..
Hati ini tetap bersandar pada setiap kenangan manis yg pernah terjalin..

Bukan pada kebencian atau goresan luka..
Hati ini tak sanggup berbohong..

Hati ini tetap menginginkan mu..

Jakarta, 12 April 2013
written by “R” titip rindu untuk Dewi

Me Vs Senja

Image

Aku terpaku di pelukan senja,
Tatapannya meredup menghangatkan mataku.
Di tengah keriuhan aku sendirian meski tak sendiri

Dan kau duduk disisiku.
Meski tangan tak bersentuhan
Tapi hati terpaut begitu erat.

hangatnya hatimu menjalar melalui pembuluh nadiku

menjalar melalui  tawa dan tatapan yang tak pernah bisa kuartikan.
kebersamaan kita selalu jauh lebih indah dari rangkaian kata

bahkan romantisme semata, karena kau itu jauh dari  romantis.

Begitu banyak senja kita bersama.
Kau selalu disisiku, seperti mentari yang tak pernah lupa pulang ke pelukan laut.

Dan saat malam 

saat rembulan dan bintang datang,

Aku akan  tertidur damai dalam pelukanmu yang erat

Jakarta, 08 april 2013

 

Me Vs Detikku

Semilir angin menerpa telapak tangan…
Terasa hentakannya melawan arusku
Menikmati detik-detik perpisahan dalam kerinduan yang sangat Cantikku pudar termakan amarahku
Lukaku menguak tersobek kekejaman hatimu
Biar waktu membuktikan kemurnian cinta dengan bahasanya sendiri….
Bukan dalam bentuk kata dan laku semata….
Dan biar kebahagiaanmu menguat dan berdiri kokoh dalam tiap airmata yang kau urai dimataku

Jakarta, 28 Des 2012

%d blogger menyukai ini: