Me vs Mu (3)
Ketika kebahagiaan karena cinta
Dan kesedihan yang mengikutinya
Hanya bisa dirasakan seorang diri
Sungguh sangat menyesakkan dada
Tak ada tempat untuk mencurahkan tangis kebahagiaan
Dan tangis atas luka yang tertoreh
Sungguh membuat segalanya menjadi beban d hati
Manakala tempat mencurahkan seluruh cinta
Adalah juga dimana kekecewaan bersemayam
Adakah kau tahu bahwa cinta adalah anugerah yang tak bisa kau tukar dengan seisi dunia
Seperti hidup yang diberikan Tuhan
Seperti napas yang kau hirup
Seperti mata yang memandang
Mengapa justru cinta yang kau miliki yang kau buat menderita
Tuhan teruslah bersama aku….
15 Juli 2009
Me vs friend in blog
Berteman dengan sepi yang sunyi adalah bagian dalam hidupku
Bersahabat dengan ujian dan kesabaran,menjadikanku bahagia saat kebaikan menyapa
Jika kekalutan melanda, kurangkai kata yang dapat menumpahkan perasaanku
Berharap suara ILAHI menenangkan nuraniku
Rupanya sang Maha pengasih, sungguh ingin menghujaniku dengan kekuatan kata
Melalui suara anak manusia yang tanpa sengaja olehnya
Terlihat ukiran pikiranku
Dan melalui hati serta jarinya mencoba menggugah kesadaranku
Bahwa aku tak sendiri
Bahwa ujian ini bukan milikku sendiri
Dan bahwa ada rencana besar yang kuasa untuk kebahagiaan yang lebih dahsyat lagi…
Me Vs Mahameru
Mahameru
Dimana impianku tercapai
Mahameru
Dimana impianku lainnya menghilang
Apalah artinya…
Bila impian yang jauh tecapai tetapi impian yang dekat hilang
Tuhan mungkin memberikankanku pelajaran
Untuk mensyukuri apa yang ku dapat
Hari-hari kemarin yang sunyi akan kembali
Menggantikan hari indah saat bersamamu
Menyusuri jalan sendiri dengan menundukan kepala
Senyuman itu mungkin tidak akan kembali lagi hadir dalam diriku
Kurasakan…
Dinginnya Mahameru saat ini
Keringnya hati seperti tanah di Mahameru
Penyesalan timbul dalam diri
Apakah ada gunannya?
From milis…apa artinya keluarga
Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat. “Oh, maafkan saya” adalah reaksi saya.. Ia berkata, “Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda.” Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan.
Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.
Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda. Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. “Minggir,” kata saya dengan marah.
Ia pergi, hati kecilnya hancur. Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya.
Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan berbicara padaku, “Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, kesopanan kamu gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan dengan sewenang-wenang. Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan beberapa kuntum bunga dekat pintu.”
“Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda, kuning dan biru. Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang akan ia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu.” Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes.
Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya, “Bangun, nak, bangun,” kataku. “Apakah bunga-bunga ini engkau petik untukku?”
Ia tersenyum, ” Aku menemukannya jatuh dari pohon. Aku mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu. Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yang berwarna biru.”
Aku berkata, “Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar padamu; Ibu seharusnya tidak membentakmu seperti tadi.”
Si kecilku berkata, “Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu. “
Aku pun membalas, “Anakku, aku mencintaimu juga, dan aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, apalagi yang biru..”
Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok, perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari? Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka.
Mari kita renungkan, kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang bijaksana, bukan?
Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di atas?
Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA? Dalam bahasa Inggris, KELUARGA = FAMILY..
FAMILY = (F)ATHER (A)ND (M)OTHER, (I), (L)OVE, (Y)
Teruskan cerita ini kepada orang-orang yang kau pedulikan. Saya telah melakukannya.
Semoga ada manfaatnya …
-
Terkini
-
Taut
-
Arsip
- September 2009 (1)
- Juli 2009 (2)
- Juni 2009 (3)
- Mei 2009 (7)
- Februari 2009 (1)
- Januari 2009 (1)
- November 2008 (1)
- Oktober 2008 (27)
- September 2008 (1)
- Agustus 2008 (1)
- Juli 2008 (9)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS