Me VS Andai…

Kau mengatakan yang kau pikirkan dan yang kau lihat dalam kilatan matamu
Kau mengurai yang kau rasakan dalam untaian kata dan tak kupungkiri kebenarannya…

Tanpa kau katakanpun itulah yang lama tertanam di hatiku
Kau berkata tentang kenyataan yang telah kupeluk sekian lama
Ketika semua kesalahan dan hujatan terangkai lugas dalam tiap katamu,
Aku hanya bisa terdiam, menyembunyikan tangis yang kupendam bertahun-tahun lamanya,

Apa yang kau lihat hari ini adalah  caraku untuk bertahan dikala ingin berlari pergi menjauh…andai kaki ini mampu untuk berlari dan hati ini mampu tak peduli, pasti tak kudengar duga dan sangka yang hanya jadi milikku seorang…pasti tangis itu tak perlu beriak disudut mataku, pasti senyum itu selalu menghiasi wajahku…

Tak kusalahkan waktu, tak kusalahkan keadaan, tak kusalahkan semua duga yg sungguhnya bukan milikku seorang, apa yang kau lihat hanya sebuah reaksi diujung kemampuanku bertahan….

Aku tetap hanya akan diam, dan membiarkan kau berpikir sesuai yang ingin kau pikirkan dan yang ingin kulihat, sungguh aku tak akan menangis dan akan bahagia andai hati ini mampu mengeras tak peduli ……..

andai….andai….andai….

 

Jakarta, 14 Mei 2012

Me Vs Apakah Kau

Apakah engkau?
Kala kau mengajarkan kejujuran, kau berdusta
Kala kau mengajarkan keteguhan,Kau melarikan diri
Kala kau berceracau tentang kesetiaan, kau berkhianat

Begitu mahal kejujuran keluar dari mulutmu
Kau tak merasa bersalah sedikitpun kala dusta itu mengalir manis dari mulutmu
Kau tak merasa bersalah sedikitpun ketika kau melukai hati kekasih yang tulus mencintaimu
Menerimamu dalam sehat dan sakitmu
Menerimamu dalam keterbatasan yang tak sempurna
Menerimamu meski hati terlanggar dustamu..

Apakah kamu?
Manusia tanpa hati?
atau malaikat berhati iblis?

Pelukanmu, ciumanmu dan sentuhanmu serupa yudas…
Pelukan, ciuman dan sentuhan seorang pengkhianat……..

 

Jakarta, 13 April 2012

Me Vs Serupa bayangan

Aku serupa bayanganmu
Menemanimu, mengiringimu

Aku adalah bayanganmu
Mengikutimu,Melekat erat

Kau hanya melihatku, jika gelap itu adalah nyata bagimu

dan cahaya itu hanya secercah di matamu berupa lilin

Tapi aku akan memudar bahkan menghilang

ketika banyak cahaya mengelilingmu….ketika banyak kecerahan menyesakkan matamu

Kau bahkan tak pernah menganggap aku ada, meski aku tak pernah lepas mengikutimu..

Matamu hatimu hanya memandang ke arah lain, tak setitikpun ke arahku….

Meski aku tak tahu untuk apa tuhan menciptakan bayanganmu yang serupa aku….

Tapi aku akan terus mengikutimu serupa bayangan..

 

Jakarta, 09 April 2012

Me VS Kudengar lagi

Kata-kata itu kudengar lagi
Sunyi benar
Penat benar
Andai kudengar yang sebaliknya
Tentu mendung diluar sana
Tentu hujan di luar sana
Tidak akan melukai hatiku

Ketika aku selalu memilih bertahan
Kerap kutemui orang memilih berlari pergi
Pergi ketika badai itu datang
Menyelamatkan jiwa sendiri
Pergi mengingkari hati dan katanya sendiri

Sedangkan aku memilih tetap berdiri disini
Menjaga janjiku sendiri
Sebagai penjaga hati

Meski ombak menghantam tanpa henti
Meski gunung luruh oleh panasnya lahar
Meski debu debu jalanan menggelapkan mataku

Aku meyakini kekuatan hati..
Tapi apakah hanya aku yang memiliki itu…
Kebodohan atau keteguhankah yang aku miliki…

jakarta, 05 maret 2012

Me Vs apa yang kau takutkan…

Menyisir pagi merepih sepi
Berteman sepi diterpa angin pagi
Membiarkan embun menyusuri indera
Menikmati debu menerpa wajah

Kukira cahaya itu ada
Namun ternyata tertutup awan pekat
Dengan kilat menyambar dan petir bergemuruh

Apa yang kau takutkan?
Kilat hanya sampai ke matamu
Petir hanya sampai ke telingamu
Lalu apa yang kau takutkan?

Bagiku itu hanya gejolak langit, hujanlah yang aku takuti
Karena basahnya nyata menyentuh tubuhku
Hati tempat berlindung yang perlu kau takuti jika dia tak lagi berdiri disana
Menghangatkan untuk dingin yang nyata…

Bukankah harus melewati bebatuan terjal untuk pemandangan yang indah
Bukankah harus melewati parit untuk mencapai kastil megah
Bukankah harus melewati sulit untuk menghargai kemudahan….

Apa yang kau takutkan…..

jakarta, 05 maret 2012

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.